Menenangkan emosi anak dengan tenang : Gemini
KABARANAK - Setiap orang tua pasti pernah berhadapan dengan momen ketika Si Kecil mudah marah, ngambek, atau meledak karena hal sepele. Tenang, ini bukan tanda kamu gagal menjadi orang tua. Dengan pendekatan yang tepat dan kosisten, perilaku meledak ini bisa berkurang dan anak belajar mengelola emosinya dengan lebih sehat.
Berikut adalah 5 tips untuk mengatasi anak emosi :
-
Ajari Anak Mengenali Perasaan
Mulailah dari kosakata emosi sederhana seperti marah, sedih, kecewa, dan senang. Saat emosi muncul, bantu ia menamai perasaannya dengan kalimat yang empatik misalnya "Kamu kecewa karena mainannya rusak ya?". Langkah kecil ini membantu anak memproses emosi alih-alih meluapkannya secara agresif. -
Latih Teknik Menenangkan Diri
Ajak anak tarik nafas dalam, berhitung pelan, atau pergi ke "pojok tenang" selama 1-3 menit sampai tubuh lebih rileks. Praktikkan di saat anak tenang terlebih dulu agar mudah di pakai saat emosi naik. -
Jangan Menyerah Pada Tantrum
Mengalah demi meredakan tangisan sesaat justru memperkuat pola ngambek untuk mendapat apa yang diinginkan. Tetap tenang, validasi perasaan, tapi konsisten pada aturan. -
Tindak Lanjuti Dengan Konsekuensi Yang Jelas
Setelah anak melanggar kesepakatan (misalnya melempar mainan), berikan konsekuensi logis seperti membereskan mainan atau jeda bermain. Hindari hukuman berlebihan, fokus pada belajar bertanggung jawab. -
Bangun Rutinitas Dan Teladan Positif
Rutinitas tidur, makan, dan waktu layar yang tertata membuat anak lebih stabil. Orang tua pun perlu memberi contoh yang baik, suara tetap rendah, pesan jelas, dan hadir mendengarkan. Anak belajar paling kuat dari melihat perilaku kita.
Yoga
Seorang penulis yang fokus pada dunia anak dan parenting. Gemar berbagi tips pola asuh, edukasi anak, serta inspirasi keluarga yang penuh cinta
Artikel Lainnya
Peran Orang Tua sebagai Pondasi Pendidikan Anak: Kunci untuk Masa Depan yang Lebih Baik
- 16 September 2025
- 4 months ago


