30 Januari 2026

Kabar Anak adalah Informasi Keluarga Bahagia, Parenting, Cerita Ibu dan Cerita Ayah

Berat Badan Ideal Anak Menurut WHO, Panduan Lengkap untuk Orang Tua

Berat Badan Ideal Anak Menurut WHO, Panduan Lengkap untuk Orang Tua Sumber: Freepik

Kabaranak - Sebagai orang tua, memantau berat badan anak adalah langkah penting untuk memastikan tumbuh kembangnya berjalan dengan baik. Berat badan yang ideal menandakan bahwa anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, aktif bergerak, dan berada dalam kondisi kesehatan yang baik. Untuk membantu orang tua, WHO (World Health Organization) menyediakan standar berat badan ideal anak berdasarkan usia dan jenis kelamin. Panduan ini dapat digunakan sebagai acuan awal untuk memantau pertumbuhan anak sejak usia balita hingga anak sekolah.

 Baca Juga: 7 Cara Orang Tua Bantu Anak Siap hadapi Ujian

 

Berat Badan Ideal Anak Menurut WHO (Usia 1–10 Tahun)

Berikut gambaran singkat berat badan ideal anak berdasarkan standar WHO:

  • Usia 1 tahun
    • Perempuan: 7,0–11,5 kg
    • Laki-laki: 7,7–12,0 kg
  • Usia 2–3 tahun
    • Perempuan: 9,0–18,1 kg
    • Laki-laki: 9,7–18,3 kg
  • Usia 4–5 tahun
    • Perempuan: 12,3–24,9 kg
    • Laki-laki: 12,7–24,2 kg
  • Usia 6–7 tahun
    • Perempuan: 15,3–31,4 kg
    • Laki-laki: 15,9–30,7 kg
  • Usia 8–10 tahun
    • Perempuan: 18,6–46,9 kg
    • Laki-laki: 19,5–45,0 kg

Selama berat badan anak masih berada dalam rentang tersebut, pertumbuhannya umumnya tergolong normal.

Hal Penting yang Perlu Orang Tua Pahami

Berat badan ideal anak tidak bisa dinilai dari angka saja. Beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan:

  • Setiap anak memiliki pola pertumbuhan yang berbeda
  • Faktor genetik berpengaruh besar pada berat badan
  • Anak aktif cenderung memiliki berat badan lebih seimbang
  • Nafsu makan anak bisa berubah sesuai fase pertumbuhan

 

Faktor yang Memengaruhi Berat Badan Anak

Berat badan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain:

  • Genetik: riwayat tubuh orang tua
  • Nutrisi: kualitas dan keseimbangan makanan
  • Aktivitas fisik: bermain, olahraga, dan bergerak aktif
  • Kondisi kesehatan: penyakit atau gangguan tertentu
  • Lingkungan: akses makanan sehat dan kebiasaan keluarga
 

Apa Kata Penelitian tentang Pola Makan Anak?

Studi Dietary Patterns and Their Association with Body Composition (2020) menunjukkan bahwa:

  • Pola makan kaya buah dan sayuran membantu menjaga komposisi tubuh anak
  • Konsumsi berlebihan gula dan lemak jenuh meningkatkan risiko kelebihan berat badan
  • Kebiasaan makan sehat sejak dini berdampak jangka panjang

Kapan Orang Tua Perlu Konsultasi ke Dokter?

  1. Orang tua disarankan berkonsultasi dengan dokter jika:
  2. Berat badan anak jauh di bawah atau di atas standar
  3. Anak tampak lemas atau kurang aktif
  4. Nafsu makan sangat menurun dalam waktu lama

Dengan pemantauan rutin, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik yang cukup, orang tua dapat membantu anak mencapai berat badan ideal dan tumbuh sehat sesuai usianya.

Cek Disini: Umroh Juni Spesial Libur Sekolah

img
Penulis

Salsa

Ibu muda sekaligus penulis yang percaya setiap anak unik. Menulis tentang parenting, kesehatan anak, dan cerita keluarga untuk menginspirasi orang tua.