Berat Badan Ideal Anak Menurut WHO, Panduan Lengkap untuk Orang Tua
- bySalsa
- 23 Desember 2025
- 1 month ago
Sumber: Freepik
Kabaranak - Sebagai orang tua, memantau berat badan anak adalah langkah penting untuk memastikan tumbuh kembangnya berjalan dengan baik. Berat badan yang ideal menandakan bahwa anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, aktif bergerak, dan berada dalam kondisi kesehatan yang baik. Untuk membantu orang tua, WHO (World Health Organization) menyediakan standar berat badan ideal anak berdasarkan usia dan jenis kelamin. Panduan ini dapat digunakan sebagai acuan awal untuk memantau pertumbuhan anak sejak usia balita hingga anak sekolah.
Baca Juga: 7 Cara Orang Tua Bantu Anak Siap hadapi Ujian
Berat Badan Ideal Anak Menurut WHO (Usia 1–10 Tahun)
Berikut gambaran singkat berat badan ideal anak berdasarkan standar WHO:
- Usia 1 tahun
- Perempuan: 7,0–11,5 kg
- Laki-laki: 7,7–12,0 kg
- Usia 2–3 tahun
- Perempuan: 9,0–18,1 kg
- Laki-laki: 9,7–18,3 kg
- Usia 4–5 tahun
- Perempuan: 12,3–24,9 kg
- Laki-laki: 12,7–24,2 kg
- Usia 6–7 tahun
- Perempuan: 15,3–31,4 kg
- Laki-laki: 15,9–30,7 kg
- Usia 8–10 tahun
- Perempuan: 18,6–46,9 kg
- Laki-laki: 19,5–45,0 kg
Selama berat badan anak masih berada dalam rentang tersebut, pertumbuhannya umumnya tergolong normal.
Hal Penting yang Perlu Orang Tua Pahami
Berat badan ideal anak tidak bisa dinilai dari angka saja. Beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan:
- Setiap anak memiliki pola pertumbuhan yang berbeda
- Faktor genetik berpengaruh besar pada berat badan
- Anak aktif cenderung memiliki berat badan lebih seimbang
- Nafsu makan anak bisa berubah sesuai fase pertumbuhan
Faktor yang Memengaruhi Berat Badan Anak
Berat badan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain:
- Genetik: riwayat tubuh orang tua
- Nutrisi: kualitas dan keseimbangan makanan
- Aktivitas fisik: bermain, olahraga, dan bergerak aktif
- Kondisi kesehatan: penyakit atau gangguan tertentu
- Lingkungan: akses makanan sehat dan kebiasaan keluarga
Apa Kata Penelitian tentang Pola Makan Anak?
Studi Dietary Patterns and Their Association with Body Composition (2020) menunjukkan bahwa:
- Pola makan kaya buah dan sayuran membantu menjaga komposisi tubuh anak
- Konsumsi berlebihan gula dan lemak jenuh meningkatkan risiko kelebihan berat badan
- Kebiasaan makan sehat sejak dini berdampak jangka panjang
Kapan Orang Tua Perlu Konsultasi ke Dokter?
- Orang tua disarankan berkonsultasi dengan dokter jika:
- Berat badan anak jauh di bawah atau di atas standar
- Anak tampak lemas atau kurang aktif
- Nafsu makan sangat menurun dalam waktu lama
Dengan pemantauan rutin, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik yang cukup, orang tua dapat membantu anak mencapai berat badan ideal dan tumbuh sehat sesuai usianya.
Cek Disini: Umroh Juni Spesial Libur Sekolah
Salsa
Ibu muda sekaligus penulis yang percaya setiap anak unik. Menulis tentang parenting, kesehatan anak, dan cerita keluarga untuk menginspirasi orang tua.
Artikel Lainnya
Cara Mendukung Potensi Anak di Era Digital, Bunda Wajib Tahu!
- 08 Desember 2025
- 1 month ago


