Cara Bijak Menghadapi Anak yang Tiba-Tiba Berkata Kasar
- byMutiara Sagita
- 02 Desember 2025
- 1 month ago
Ilustrasi anak sedang marah, sumber foto : pure kids
Kabaranak.com-Mendengar Si Kecil melontarkan kata-kata tidak sopan tentu membuat orang tua terkejut, bahkan kesal. Namun, meresponsnya dengan emosi justru bisa memperburuk keadaan. Penting bagi Ayah dan Bunda untuk memahami penyebabnya dan cara menanganinya dengan tepat.
Baca juga:5 Cara Efektif Menghadapi Anak yang Mudah Emosi - Kabar Anak
Penyebab Anak Bisa Berkata Kasar?
Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka mudah menyerap apa pun yang dilihat dan didengar di sekelilingnya. Kata kasar yang pernah ia dengar dari orang tua, saudara, teman sebaya, atau lingkungan sekitar dapat melekat di ingatannya, meski ia belum benar-benar memahami artinya.
Untuk anak di bawah usia 5 tahun, kata-kata kasar biasanya diucapkan karena mereka meniru, penasaran, atau menganggapnya lucu. Sedangkan pada anak usia sekolah, umumnya mereka sudah mengetahui bahwa kata tersebut tidak pantas. Walaupun begitu, mereka tetap bisa menggunakannya untuk melampiaskan rasa kesal atau mencari perhatian.
Langkah-Langkah Menghadapi Anak yang Suka Berkata Kasar
Perilaku ini tidak boleh dibiarkan, tetapi juga tidak seharusnya direspons dengan teriakan atau bentakan. Berikut cara-cara yang bisa Ayah dan Bunda terapkan:
1. Tetap Tenang dan Jelaskan dengan Lembut
Menghadapi anak dengan nada keras justru membuat mereka semakin defensif. Berikan penjelasan sederhana bahwa kata tersebut tidak baik. Misalnya, “Kata itu kurang sopan ya, Nak. Kamu anak yang baik, jadi kita pilih kata yang lebih bagus, ya.”
2. Tunjukkan Contoh yang Positif
Si Kecil belajar dari apa yang ia lihat setiap hari. Karena itu, penting bagi orang tua untuk menjaga tutur kata dan emosi di hadapan anak. Jika orang tua tanpa sengaja berkata kasar, minta maaflah dan tunjukkan bahwa kita juga bisa memperbaiki diri.
3. Perkaya Kosakata Si Kecil
Semakin banyak kata positif yang ia pahami, semakin mudah baginya mengekspresikan perasaan dengan cara yang baik. Ajak anak membaca buku, bermain tebak kata, atau menonton tayangan edukatif untuk menambah perbendaharaan katanya.
4. Awasi dan Batasi Akses Gadget
Konten dari TV, media sosial, atau video online sering kali memuat kata-kata yang tidak pantas. Membatasi screen time dan mendampingi anak saat menonton akan membantu mencegahnya meniru kata-kata yang tidak layak.
5. Terapkan Aturan atau Konsekuensi
Konsekuensi ringan bisa membantu anak memahami bahwa berkata kasar tidak boleh dilakukan. Misalnya, aturan denda kecil setiap kali ada anggota keluarga yang berkata kasar. Selain memberikan efek jera, ini juga bisa menjadi cara menyenangkan bagi anak untuk belajar disiplin.
6. Berikan Pujian Saat Ia Berhasil Mengontrol Diri
Ketika anak berusaha berbicara baik atau menahan diri untuk tidak berkata kasar, berikan apresiasi. Pujian sederhana dapat membuat anak merasa dihargai dan semakin termotivasi untuk memperbaiki perilakunya.
Kesimpulan
Menghadapi anak yang berkata kasar memerlukan kesabaran dan pendekatan yang lembut. Dengan contoh yang baik, komunikasi yang hangat, serta aturan yang jelas, Si Kecil akan lebih mudah belajar memilih kata-kata yang sopan dan positif.
Mutiara Sagita
Ibu muda sekaligus penulis yang percaya setiap anak unik. Menulis tentang parenting, kesehatan anak, dan cerita keluarga untuk menginspirasi orang tua.


