30 Januari 2026

Kabar Anak adalah Informasi Keluarga Bahagia, Parenting, Cerita Ibu dan Cerita Ayah

7 Cara Seru Mengajarkan Berhitung pada Anak

7 Cara Seru Mengajarkan Berhitung pada Anak 7 Trik Mengajar Berhitung Asyik pada Anak, sumber: disdikbud.acehtengahkab.go.id

Kabaranak.com - Mengajarkan anak berhitung bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua atau pendidik. Agar lebih menarik dan efektif, berikut tujuh trik yang bisa diterapkan untuk membuat proses belajar berhitung menjadi lebih “asyik” bagi anak-anak, sesuai panduan dari Dinas Pendidikan di Aceh Tengah.

1. Berhitung menggunakan jari

Salah satu trik paling sederhana namun sangat membantu adalah memanfaatkan jari-tangan. Anak-anak dapat diajak menghitung menggunakan jari mereka sebagai alat konkret. Dengan begitu, abstraksi angka menjadi lebih nyata—anak melihat dan merasakan sendiri “jumlah” yang dihitung.

Ini juga membantu perkembangan motorik halus serta pemahaman pertama tentang angka dan jumlah.

2. Menghitung hal yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari

Trik kedua adalah memasukkan aktivitas berhitung ke dalam kehidupan sehari-hari anak: berapa buah apel di mangkuk, berapa langkah menuju pintu, atau berapa sendok yang ditaruh di meja. Dengan demikian belajar berhitung menjadi bagian dari pengalaman nyata, bukan hanya di buku.

Ketika berhitung terasa relevan, anak akan lebih termotivasi karena mereka melihat langsung hasil dan manfaatnya.

 

Baca juga: Peran Pentin Orang Tua, 100 Hari Pertama Anak di Sekolah

 

3. Belajar melalui permainan dan role-play

Belajar berhitung juga bisa melalui permainan yang menyenangkan atau role-play (bermain peran). Misalnya, bermain “toko” di mana anak menjual dan menghitung barang, atau permainan kartu angka. Trik ini membuat aktivitas berhitung lebih hidup dan interaktif.

Kegiatan seperti ini tidak hanya mengasah kemampuan berhitung, tapi juga kreativitas dan kemampuan sosial anak.

4. Gunakan media konkret dan visual

Trik keempat adalah menghadirkan media konkret: benda-nyata, gambar, token, huruf angka besar, atau alat bantu lainnya. Dengan media visual dan konkrit, anak-anak lebih mudah memahami konsep angka dan operasi-operasi dasar. Dalam sumber disebutkan bahwa variasi cara belajar sangat penting agar anak tidak jenuh.

Media ini membuat konsep berhitung lebih nyata dan memudahkan pemahaman.

5. Ulangi dengan cara yang berbeda

Agar anak benar-benar memahami, trik kelima adalah melakukan pengulangan, namun dengan variasi: misalnya menghitung sambil bernyanyi, menghitung sambil jalan-jalan, atau menghitung sambil menggambar. Ini menjaga agar proses pengulangan tidak membosankan. Meskipun sumber utama menekankan variasi dan kegembiraan dalam belajar, konsep pengulangan ini adalah bagian penting agar pemahaman berhitung semakin kokoh.

Dengan cara ini anak tetap terlibat dan aktif agar kemampuan berhitungnya terbentuk.

6. Ajak anak “menjelajah angka” di lingkungan

Trik keenam adalah mengajak anak “menjelajah angka” di lingkungan sekitar rumah atau sekolah: hitung mobil yang lewat, jumlah tangga yang dinaiki, atau angka-angka pada papan tulis, jam dinding, meja. Dengan menjelajah angka, anak dilatih untuk mengenali angka di mana saja dan melihat kaitannya dengan dunia nyata. Sumber alternatif mengusulkan metode semacam ini sebagai strategi efektif.

Kegiatan ini mudah dilakukan dan dapat menjadi rutinitas harian yang menyenangkan.

7. Jadikan momen berhitung sebagai aktivitas bersama

Trik terakhir adalah menjadikan berhitung sebagai aktivitas yang dilakukan bersama: guru dengan murid, orang tua dengan anak, atau antar-anak. Ketika anak merasa kegiatan belajar berhitung adalah momen kebersamaan dan bukan paksaan, motivasi mereka akan meningkat. Hubungan sosial dan emosional juga terbina dalam proses ini. Walaupun sumber utama dari Aceh Tengah tidak menyebut secara eksplisit tips kebersamaan, penelitian terkait menunjukkan bahwa interaksi dan dukungan orang tua/pendidik penting dalam pengembangan kemampuan berhitung anak.

Aktivitas bersama membuat suasana belajar jadi lebih hangat dan menyenangkan.


Kesimpulan

Dari ketujuh trik di atas, dapat disimpulkan bahwa mengajarkan anak berhitung tidak harus dilakukan dengan cara yang kaku atau membosankan. Justru, dengan pendekatan yang menyenangkan melibatkan jari, benda konkret, permainan, aktivitas sehari-hari, hingga kebersamaan dengan orang tua anak akan lebih mudah memahami konsep angka sekaligus menikmati proses belajarnya. Kunci utamanya adalah menjadikan berhitung bagian dari kehidupan sehari-hari yang penuh interaksi dan makna, sehingga kemampuan numerasi anak berkembang secara alami dan berkelanjutan.

Mau umroh murah? Cek paketnya di Baitullah - Platform Ibadah Haji dan Umroh

img
Penulis

Fikri

Content writer parenting yang menghadirkan berita, artikel, dan tips seputar anak, keluarga, serta pola asuh. Menulis dengan gaya informatif dan mudah dipahami.”